Hai para property manager! Apakah Anda merasa terkadang sulit untuk mengelola properti secara efisien dan efektif? Jangan khawatir, Anda tidak sendirian! Bahkan property manager yang paling berpengalaman pun terkadang melakukan kesalahan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 10 kesalahan umum yang sering dilakukan property manager dan bagaimana Anda dapat menghindarinya untuk memastikan kesuksesan jangka panjang Anda dalam profesi ini.
10 Kesalahan Umum yang Dilakukan Property Manager (dan Cara Menghindarinya)
1. Tidak melakukan screening tenant secara menyeluruh
Salah satu kesalahan terbesar yang dapat dilakukan seorang property manager adalah tidak melakukan screening tenant secara menyeluruh.
Proses screening yang buruk dapat mengakibatkan Anda menyewa tenant yang tidak bertanggung jawab, yang dapat menyebabkan masalah seperti pembayaran sewa yang terlambat, kerusakan properti, dan gangguan bagi tenant lain.
Untuk menghindari kesalahan ini, pastikan Anda melakukan pemeriksaan latar belakang dan kredit yang menyeluruh untuk semua calon tenant. Anda juga harus menelepon referensi dan memverifikasi pekerjaan dan pendapatan mereka.
2. Tidak menetapkan batas yang jelas
Merupakan hal yang penting untuk menetapkan batas yang jelas dengan tenant Anda sejak awal. Ini termasuk hal-hal seperti jam kerja Anda, prosedur untuk melaporkan pemeliharaan, dan kebijakan tamu. Menetapkan batas akan membantu mencegah kesalahpahaman dan konflik di kemudian hari.
Sebagai contoh, Anda dapat menetapkan batas waktu untuk menerima laporan pemeliharaan, seperti antara jam 9 pagi dan 5 sore.
Anda juga dapat menetapkan kebijakan tamu yang membatasi jumlah tamu yang dapat tinggal di properti pada satu waktu.
3. Tidak memelihara properti secara teratur
Pemeliharaan preventif adalah kunci untuk menjaga properti Anda dalam kondisi baik dan menghindari perbaikan besar yang mahal di kemudian hari.
Anda harus memiliki jadwal pemeliharaan rutin untuk tugas-tugas seperti pemeriksaan AC, pembersihan saluran pembuangan, dan pemeriksaan atap.
Selain itu, Anda harus menanggapi permintaan pemeliharaan segera. Memecahkan masalah kecil dengan cepat dapat mencegahnya berubah menjadi masalah yang lebih besar dan lebih mahal.
4. Tidak mengelola keuangan secara efektif
Keuangan adalah aspek penting dari manajemen properti. Anda harus memiliki sistem yang baik untuk melacak pendapatan dan pengeluaran, serta untuk membayar tagihan dan mengumpulkan sewa.
Anda juga harus menganggarkan perbaikan dan pemeliharaan, serta pengeluaran tak terduga lainnya.
5. Tidak mengkomunikasikan secara efektif
Komunikasi yang efektif sangat penting untuk membangun hubungan yang baik dengan tenant Anda. Selalu menanggapi pertanyaan dan permintaan mereka dengan cepat dan profesional.
Anda juga harus memberikan update kepada mereka secara teratur tentang hal-hal yang mempengaruhi mereka, seperti perubahan kebijakan atau perbaikan properti.
Anda dapat menggunakan berbagai saluran komunikasi untuk tetap berhubungan dengan tenant Anda, seperti email, telepon, dan portal online.
6. Tidak memanfaatkan teknologi
Ada banyak teknologi yang tersedia untuk membantu Anda mengelola properti Anda secara lebih efisien.
Anda dapat menggunakan software manajemen properti untuk melacak keuangan, menyewa tenant, dan berkomunikasi dengan tenant.
Anda juga dapat menggunakan aplikasi seluler untuk melakukan pemeriksaan properti dan menerima laporan pemeliharaan.
7. Tidak menjadi anggota asosiasi profesional
Menjadi anggota asosiasi profesional, seperti IPMA atau BOMA, dapat bermanfaat bagi property manager. Asosiasi ini menawarkan sumber daya pendidikan, peluang networking, dan asuransi professional liability.
8. Tidak beradaptasi dengan perubahan
Industri real estate terus berubah. Anda harus selalu mengikuti tren terbaru dan beradaptasi dengan perubahan peraturan.
9. Tidak berinvestasi dalam pengembangan profesional
Penting untuk selalu belajar dan mengembangkan keterampilan Anda. Ada banyak kursus dan seminar yang tersedia untuk property manager. Anda juga dapat membaca buku dan majalah tentang manajemen properti.
10. Tidak memprioritaskan kepuasan pelanggan
Kunci untuk sukses sebagai property manager adalah memuaskan tenant Anda. Anda harus selalu berusaha untuk memberikan layanan terbaik yang mungkin.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, Anda dapat menjadi property manager yang sukses dan membangun reputasi yang baik dalam industri ini.
Ingat, property management adalah profesi yang penuh tantangan dan tanggung jawab. Namun, jika Anda berdedikasi dan mau belajar, Anda dapat mencapai kesuksesan besar.
Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda!
Artikel ini disediakan oleh Nextlivin, untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana Nextlivin dapat membantu dalam mengelola properti kamu dengan efisien, kunjungi situs web kami.
Jangan lupa untuk mengikuti kami di Instagram, Facebook, Twitter, Linkedin, TikTok untuk konten lainnya.




































